Tidak semua orang akan mendapatkan versiku yang seperti ini.
Versi yang kebucinan, yang bisa tiba-tiba tersenyum hanya karena mendapat pesan darimu. Versi yang rela meluangkan waktu, memikirkan hal-hal kecil, mengingat detail yang bahkan mungkin tidak kamu sadari.
Tidak semua orang akan mengenal versiku yang manja.
Yang ingin diperhatikan, ingin dipeluk, ingin didengar, ingin sesekali diperlakukan seperti anak kecil yang tidak perlu selalu kuat.
Tidak semua orang akan melihat versiku yang suka bercerita.
Tentang bagaimana hariku berjalan, apa yang membuatku senang, apa yang membuatku kesal, hal-hal kecil yang sebenarnya tidak penting tetapi ingin kuceritakan karena aku merasa nyaman membaginya denganmu.
Sebab, aku tidak seperti itu kepada semua orang.
Aku bisa terlihat mandiri, tenang, bahkan seolah tidak membutuhkan siapa-siapa. Aku bisa menyelesaikan banyak hal sendiri dan terbiasa menyimpan cerita di dalam kepala tanpa harus menceritakannya kepada orang lain.
Tetapi ketika aku merasa aman kepada seseorang, sisi lain dari diriku perlahan keluar.
Aku bisa menjadi perempuan yang sangat manja.
Sangat perhatian.
Sangat cerewet.
Sangat ingin dekat.
Bahkan terkadang terlalu banyak bercerita hanya karena aku merasa, “Aku ingin kamu menjadi orang pertama yang tahu.”
Jadi, jika suatu hari kamu melihatku begitu berbeda dengan orang lain, jangan mengira aku berubah menjadi perempuan yang lain.
Itulah aku yang sebenarnya ketika aku merasa dicintai, diterima, dan tidak perlu berpura-pura kuat.
Karena bagiku, menjadi manja bukan berarti aku lemah.
Menjadi bucin bukan berarti aku kehilangan harga diri.
Dan banyak bercerita bukan berarti aku tidak punya kehidupan sendiri.
Itu adalah bentuk kepercayaan.
Aku hanya sedang memberikan bagian diriku yang tidak semua orang boleh miliki.
Dan kalau kamu mendapatkan versi itu dariku, semoga kamu mengerti satu hal:
kamu bukan sekadar seseorang yang aku cintai.
Kamu adalah seseorang yang membuatku merasa cukup aman untuk menurunkan semua pertahananku.
Sebab tidak semua orang mendapatkan perempuan yang sama.
Ada orang yang hanya mengenal kuatnya aku.
Ada yang hanya mengenal diamku.
Ada yang hanya mengenal mandirinya aku.
Tetapi hanya orang tertentu yang akan mengenal aku yang paling lembut—
yang manja, yang cerewet, yang suka bercerita, yang ingin ditemani, yang mudah rindu, dan yang diam-diam hanya ingin dicintai dengan sederhana.
Versiku yang paling lembut bukan untuk semua orang.
Ia hanya muncul di tempat yang membuat hatiku merasa pulang. ❤️
_Eva Muflikha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar